Minggu, 12 Juni 2011

BIELBRAND KIDS DANCER *part.20*


 "Ohh... rupanya kalian di sini?dari tadi tante nyari-nyari kalian,"tante Adel datang menghampiri kami.
"Tante,tadi kita ketemu panitianya,katanya kita telat daftar ulang dan terancam di diskualifikasi,"terangku.Tante Adel hanya tersenyum mendengar beritaku.Tidak tampak kekhawatiran yang tersirat di wajahnya.
"Sekarang dimana panitianya?"tanyanya.
"Mereka lagi diskusi dulu tante,kami disuruh nunggu disini buat nunggu hasil keputusannya,"kak Fay menjawab pertanyaan tante Adel dengan nada cemas.
"Ayo ikut tante,"ajak tante Adel.
"Tapi tan..."
"Ayo ikut saja,kalian tenang ya,tante akan coba bicarakan ini sama mereka,"potong tante Adel.
Kami melangkah mengikuti tante Adel menuju ke belakang panggung.Di sana ada beberapa tenda yang cukup besar.Di salah satu pintu masuk tenda ada yang bertuliskan "Selain Panitia Dilarang Masuk !!" dan dijaga oleh dua orang security.
"Kalian tunggu di sini ya,"tante Adel masuk ke dalam tenda,meninggalkan kami diluar setelah dia berbicara panjang lebar dengan dua orang security yang menjaganya untuk mendapatkan ijin masuk.
Entah apa yang dibicarakan tante Adel bersama semua crew panitia lomba di tenda.Hampir tiga perempat jam kami menunggu,akhirnya seorang panitia keluar dari tenda dan menghampiri kami bertiga.
"Hey,kenalin,nama kakak Doni (Kang Doni Ali Wardhana BNZ Tasik hehehe.. ),"kami bersalaman dengan kak Doni sambil memperkenalkan diri masing-masing.
"Ayo,kalian semua sudah ditunggu di dalam,"kata kak Doni mengajak kami masuk.Tanpa banyak bertanya lagi,kami mengikuti langkah kak Doni masuk ke dalam tenda.Ternyata di dalam sudah ada banyak sekali panitia dan tampak tante Adel sedang asyik mengobrol dengan mereka.Rupanya tante Adel memang sudah kenal dekat dengan beberapa panitia yang ada di sana.
Aku,kak Fay dan kak JP dipersilahkan duduk di kursi yang telah disediakan oleh kak Doni.Di seberang meja ,kak Sam tampak sedang duduk sambil memegang map biru yang sepertinya sudah tidak asing lagi di mataku.
"Ini form pendaftaran kalian dulu,dan ini surat perjanjian yang harus kalian tanda tangani.Silahkan dibaca dulu,"kak Sam menyerahkan dua lembar kertas kepadaku.Aku dan kak Fay langsung membaca isinya.Karena penasaran,kak JP pun ikut-ikutan membaca kertas itu.
"Bagaimana?"tanya kak Sam setelah kami selesai membacanya.
"Iya kak,kami siap dengan semua perjanjian yang tertera di kertas ini,"sahut kak Fay.
"Oke,tinggal ditanda tangani saja,"kata kak Sam.Dia menyerahkan sebuah pulpen kepadaku.Aku dan kak Fay segera membubuhkan tanda tangan kami bergantian di bagian bawah kertas itu.Untuk tanda tangan orang tua,tante Adel selaku wali kami yang menanda tanganinya.
"Hmm.. semuanya sudah beres kan?Sekarang kalian siap-siap ya!Sebentar lagi acaranya akan segera dimulai.Oh iya,nama group kalian apa?"tanpa kami sadari,kak Dimas sudah berdiri di samping kami.
"Kita belum kasih nama kak,"jawabku bingung.
"Oke nggak apa-apa,nanti kalau sudah kepikiran namanya,kasih tahu kakak ya,"kak Sam beranjak dari kursinya,mengajak kami keluar dari tenda menuju tempat persiapan peserta.Wahh... pesertanya banyak sekali.Bayangin saja,ada sembilan puluh tiga group yang hadir karena tujuh peserta yang lainnya tidak hadir dan telah didiskualifikasi dan yang bakalan dipilih hanya ada dua peserta saja.Wow... hahahaha...
Aku dan kak Fay berbaur dengan yang lainnya,mereka tampak heran dan seperti meremehkan kami.Apa karena aku dan kak Fay peserta paling muda dan paling kecil?Hmm.. perlu diingatkan kembali,peserta di sini bukan hanya dari penari hip-hop saja.Penari tradisional dan penari latin juga ada lho.Entah bagaimana para juri menilainya nanti.Menurut informasi yang aku dengar,ada enam juri yang akan memberikan penilaian yang mana ke enam juri itu keahliannya berbeda-beda.Dua orang juri adalah penari hip-hop profesional,dua orang lagi adalah penari tradisional kebanggan negeri ini dan sisanya,dua orang penari latin yang satu di antaranya sengaja didatangkan dari luar negeri.Waahh.. acaranya benar-benar hebat dan menegangkan.
Karena waktu sudah menunjukan pukul sepuluh pagi,perlombaan pun segera dimulai.Perform pertama,semua peserta diminta untuk kembali menampilkan tarian yang kami kirim lewat video untuk diseleksi dulu.Di perform ini,ada sedikit gerakan yang aku dan kak Fay rubah.Kami tampil dengan nomor urut empat puluh sembilan dari sembilan puluh tiga peserta.Pertama kali tampil sedikit gugup karena penontonnya begitu banyak.Mereka langsung mengeluk-elukan namaku dan kak Fay setelah kami selesai tampil.Aku juga senang sekali karena beberapa juri memberikan standing applause buat penampilan aku dan kak Fay.
"Abiel.. Brandon.. kalian hebat,"sambut kak JP ketika kami baru saja turun dari atas panggung.Peserta yang lain pun berebutan untuk memberikan selamat buat aku dan kak Fay.Aku semakin merasa bangga dan lupa akan kekhawatiran yang sempat hadir sebelum perform tadi.
Empat jam telah berlalu,hari sudah mulai sore.Semua juri berembuk untuk menentukan lima belas semifinalis yang akan kembali tampil untuk memperebutkan dua tempat di babak Grandfinal yang akan digelar Sabtu depan.Sudah bisa dipastikan,semua peserta merasa was-was menunggu keputusan juri itu.Ada yang yakin lolos,ada yang pesimis,ada juga yang tenang-tenang saja.Perasaanku sendiri deg-degan tak karuan,sepertinya hati dan pikiranku masih ingin berperang.Di satu sisi aku ingin sekali maju ke babak berikutnya.Dan di sisi lain aku takut ketahuan papa.
"Perhatian semuanya!!Kepada seluruh peserta,untuk mengetahui siapa saja yang lolos ke babak semifinal,silahkan kalian lihat di layar LCD yang ada di belakang panggung,"suara pembawa acara lomba yaitu kak Gery (Kak Gery admin BNZ Bandung :D) memberikan instruksi lewat speakernya berulang-ulang.Aku,kak Fay,kak JP,tante Adel dan peserta yang lainnya bergegas mendekati layar LCD 42 inch yang dipasang di belakang panggung.Aku mulai membaca nama-nama group yang lolos ke babak berikutnya dari mulai daftar paling atas.
1,2,3,4,5,6,7,8 dan nama Abiel Brandon terpampang di angka sembilan.
"Yeahh.. kalian lolos !!"teriak kak JP senang dan langsung memeluk kak Fay.Mereka berdua melompat-lompat kegirangan sedangkan tante Adel langsung memelukku erat.
"Selamat sayang,kamu lolos,tante sangat bangga sama kamu.Terus berjuang sampai final ya,"bisiknya di telingaku.Aku mengangguk dan tersenyum dalam pelukannya.
"Terus do'ain kita ya tante,"
"Pasti sayang,"jawab tante Adel sambil melepaskan pelukannya.
Pukul empat sore acara kembali dilanjutkan.Setiap peserta diminta untuk mengambil nomor urut tampil yang ditulis di kertas yang sudah digulung-gulungkan.Kak Fay yang mengambil kertas itu dan kami kebagian nomor urut delapan.Hmm.. masih ada waktu untuk kembali berlatih sebelum perform nanti.Oh iya,peserta yang lolos ke babak lima belas besar ini di dominasi oleh peserta dari aliran hip-hop dance.Ada enam peserta yang lolos dari penari hip-hop,empat penari tradisional,tiga modern dance dan dua penari latin.
"Biel.. Brand.. gimana?Sudah kepikiran belum nama group buat kalian?"tanya kak Dimas menghampiri kami ketika kami baru saja selesai latihan gladi bersih untuk perform berikutnya.
"Nah.. itu saja kak nama groupnya,"kataku senang.
"Apaan??!!"sahut kak JP,kak Fay serta kak Dimas berbarengan.
"Itu yang tadi kak Dimas sebutin.BielBrand.. Abiel Brandon.. BielBrand Kids Dancer. Hehehe..."
"Wah.. boleh juga tuh Ndon.. hahaha.. pinter kamu,"tante Adel mengusap rambutku.
"Baiklah,sekarang kalian siap-siap lagi ya.sudah sampai di peserta nomor enam tuh,"kak Dimas memperingatkan kami.Aku dan kak Fay kembali bersiap-siap di belakang panggung.Perasaan gugup di hatiku perlahan-lahan terus menghilang karena aku mulai terbiasa dengan suasana seperti ini.Akhirnya tiba juga saatnya bagi kami untuk tampil di babak semifinal ini.Suara kak Gery mulai terdengar dari atas stage dengan suara khas nya seperti sedang mengudara di radio. :D
"Oke peserta berikutnya ini terdiri dari dua anak kecil yang berasal dari kota Surabaya.Langsung saja kita panggil, BielBrand Kids Dancer !!"
Musik hip-hop yang sudah aku dan kak Fay siapkan mulai terdengar.Di awali dengan lagu Madonna feat. Justin Timberlake yang judulnya 4 minutes,aku dan kak Fay naik ke atas panggung.Semua penonton bersorak menyambut penampilan kami.Mereka tak henti-hentinya meneriakkan namaku dan kak Fay serta kata "BielBrand" sepanjang perform kami.Backsong pertama,disambung dengan backsong kedua yaitu lagu Karedok Leunca miliknya Suara Parahyangan.Musik dari daerah Jawa Barat yang telah di edit musiknya ini membuat para juri terkejut (kalian bisa mendengarkan lagu ini di perform Brandon feat. LMSC di IMB,yang pakai baju merah hitam :D) Semua juri tersenyum ke arah kami membuat aku dan kak Fay semakin bersemangat untuk nge-dance.Akhirnya penampilan kami ditutup dengan backsong dari miliknya Excision dan Datsik yang berjudul Swagga.Lagi-lagi standing applause diberikan para juri untuk kami berdua.Aku dan kak Fay turun dari atas stage dengan penuh percaya diri.Tante Adel dan kak JP menyambut kami dan langsung mengajak kami semua makan di foodcourt yang ada di pusat perbelanjaan itu.
*B*
Di perjalanan pulang menuju rumah tante Adel,kak Fay dan kak JP masih asyik bercanda ria di jok belakang mobil.Sementara aku duduk di depan,di samping tante Adel yang sedang mengemudikan mobilnya.Senyumnya terus terlihat dari bibirnya setiap melihat ulah kak JP dan kak Fay di belakang lewat kaca spionnya.
Aku menatap lurus ke depan dengan tatapan kosong,masih tak percaya dengan apa yang dikatakan pembawa acara dan para juri tadi.Kata-kata merekapun kini kembali terngiang di telingaku.Saat kak Semmy (Semmy Blank LMSC :D) salah satu dewan juri itu naik ke atas pentas untuk memberikan sepatah dua patah kata untuk semua peserta lomba yang hadir.
"Ini lomba dance tingkat nasional,kami para juri sangat bangga dengan penampilan kalian semua hari ini.Kalian telah berusaha menampilakan perform terbaik dari diri kalian semua.Tapi kami hanya memilih dua tim yang benar-benar masuk kriteria kita di sini.Skill,tekhnik,tingkat kesulitan,power dan yang tak kalah penting.originalitas gerakan kalian akan berpengaruh besar terhadap penilaian dari para juri.Banyak kejutan yang hadir di perlombaan tahun ini,peserta-peserta yang masih belia ternyata mampu bersaing dengan kakak-kakak yang umurnya jauh di atasnya.Saya mewakili para juri mengucapkan selamat kepada dua tim yang lolos ke babak Grandfinal yang akan digelar secara live Sabtu depan di sebuah stasiun TV swasta yang merupakan salah satu sponsor kami.Bagi yang belum lolos,jangan menyerah,ini bukan akhir dari segalanya karena dua tahun mendatang mudah-mudahan kami bisa menggelar acara seperti ini lagi dan kalian bisa kembali berkompetisi di ajang ini.Terimakasih,"kak Semmy kembali ke tempatnya semula.Aku dan peserta lainnya harap-harap cemas menanti pengumuman dari kak Gery tentang siapa saja yang lolos ke babak Grandfinal.Aku,kak Fay dan kak JP saling menggenggam tangan.Tante Adel dari tadi berdiri di belakang kami bertiga sambil mengusap-usap rambut kami bergantian dengan gugup.
"Oke,karena hari sudah mulai malam,langsung saja saya umumkan dua tim yang lolos ke babak Grandfinal yang akan digelar Sabtu depan dan disiarkan secara live oleh sebuah stasiun TV swasta serta dimeriahkan oleh artis-artis ibu kota dan dancer-dancer kebanggaan Indonesia.Untuk tim pertama yang lolos... Selamat kepada....."kak Gery berhenti sejenak untuk menciptakan suasana tegang di antara penonton yang sedang was-was menanti kelanjutan ucapannya.
"SO.DC !! Switch On Dance Crew hip-hop dancer dari Jakarta !!"
Seluruh penonton yang hadir bergemuruh dan bertepuk tangan sangat meriah.Sudah kuduga,tim yang terdiri dari tujuh anggota itu memang diunggulkan untuk lolos.Tarian hip-hop nya sudah seperti penari profesional saja.
"Oke tim berikutnya... Siapaaa ??"tanya kak Gery ke penonton membuat penonton berteriak-teriak menyebutkan nam group yang mereka jagokan.Ternyata banyak juga yang menyerukan nama BielBrand.Hihihi.. itu sedikit menghiburku,walaupun aku dan kak Fay tidak lolos,setidaknya kami sudah mencoba memberikan yang terbaik dan ini merupakan suatu pengalaman yang paling berharga bagi kami karena kami bisa lolos sampai di babak semifinal.
"Selamat... !! Buat adik-adik kita... BielBrand Kids Dancer... !!!"
"Yeaahhh...!!"kak JP berteriak histeris bersama penonton yang hadir di sana.Kak Fay langsung berlutut dan menangis bahagia.Aku sendiri hanya diam mematung seperti tak percaya dengan apa yang aku dengar barusan.Tante Adel memelukku erat sambil membisikkan kata-kata selamat di telingaku.
"Selamat ya,kalian layak masuk Grandfinal.Walaupun masih sangat muda tapi gerakan-gerakan kalian berdua mampu membuat kami tercengang,"kak Semmy  menghampiri kami untuk memberikan selamat.
"Oh iya,mana pelatih kalian?"lanjutnya.
"Pelatih kami nggak ikut kak,"sahutku.
"Untuk Grandfinal,sebaiknya kalian didampingi pelatih,"kata kak Semmy lagi.
"Memangnya kenapa kak?Kami sudah menyiapkan satu perform lagi kok buat Grandfinal nanti,"mendengar ucapanku,kak Semmy hanya tersenyum.
"Nanti kalian pasti membutuhkannnya.Ya sudah,kakak pergi dulu ya,latihan lebih keras lagi oke?"kak Semmy berlalu dari hadapanku setelah mengacak-acak rambutku lebih dulu.
Kata-kata kak Semmy tadi mengingatkanku sama pelatihku di Surabaya,kak Edo.Ya,bagaimanapun juga dia yang sudah berperan besar mengantarkanku sampai bisa berdiri di sini.Dia yang sudah mengajariku nge-dance.Dia yang sudah memberikanku gerakan-gerakan hip-hop yang diciptakannya.Aku banyak memakai gerakan-gerakannya.Kalau dia tahu,apa dia bakalan marah sama aku karena aku sudah memakai gerakannya di lomba ini tanpa izin?Atau sebaliknya?Atau... ahh.. aku semakin merasa sedih dan ingin meminta maaf sama pelatihku itu.Saat ini aku berharap bisa bertemu dengannya sebelum Grandfinal nanti.
"Ndon,ayo turun.Sudah sampai nih,"tante Adel menyadarkanku dari lamunan.Aku keluar dari mobil dan ternyata kami sudah berada di halaman rumah tante Adel.Hari sudah malam,kami semua masuk ke dalam rumah dan memutuskan untuk langsung beristirahat di kamar masing-masing.Kak Fay dan kak JP masuk ke kamarnya,sedangkan aku masuk ke kamar di sebelahnya dan langsung merebahkan diri di kasur yang nyaman itu.
Hmm.. kak Fay,aku tahu saat ini dia pasti pasti rindu sama orang tuanya di Surabaya.Begitu juga aku,aku kangen sama papa,aku rindu sama dia.
"Papa,lagi ngapain pa?Brandon kangen.Papa sudah makan belum?Papa sehat-sehat saja kan?Maafin Brandon nggak bisa ngabarin papa.Papa jangan khawatir ya,Brandon baik-baik saja kok.Brandon bisa jaga diri Brandon.Brandon sayang sama papa.I Love You Papa..."berjuta kata untuk satu-satunya orang yang kumiliki dan kusayangi terus terlontar dalam hatiku.Angin semilir malam ini kembali menyapaku yang sedang rebah di tempat tidur sambil melamun.
"Angin malam,bawa kata hatiku ke dalam hati papa.Aku ingin dia tahu aku rindu padanya.Aku ingin dia tahu aku sangat mengharapkan kehadirannya.Aku ingin dia tahu kalau aku ingin sekali merasakan pelukan hangatnya.Aku ingin mendengar tawanya,candanya,melihat ekspresi wajahnya ketika aku menjailinya.Hehehe... Aku kangeeennn.. banget sama papaku.Rindukan Brandon juga ya pa,"mataku mulai terpejam dan samar-samar aku merasakan ada seseorang yang menyelimuti tubuhku kemudian mencium keningku lembut.
"Selamat tidur sayang,"tante Adel  pun kembali ke kamarnya dengan perasaan bangga.
*B*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar